• Ahlan Wa Sahlan

    Selamat Datang Ke Blog Khutbah Pilihan yang menampilkan lebih 300 teks khutbah Jumaat dan Hari raya yang dinukilkan oleh Ibnuatiq bermula tahun 1999 hingga kini. Ia merupakan salah suatu usaha dakwah dalam mengembangkan syiar Islam di mana para pengunjung digalakkan untuk mengambil teks khutbah ini untuk sebaran umum. Sebarang teguran kepada kesilapan dan cadangan atau ingin khutbah terbaru bolehlah daftar melalui facebook.com/ekhutbah . Semoga kita semua dirahmati dan diberkati oleh Allah.

  • Kandungan Blog

  • Tulisan Terbaik

  • Arkib Khutbah

  • ekhutbah Audio MP3

  • Tetamu Online

  • Pengurusan Blog

Pandangan Islam terhadap ramalan Qiamat 2012

A.LATAR BELAKANG

Kiamat dalam bahasa Indonesia adalah hari kehancuran alam semesta.Pengertian hari qiyamat adalah hari kebangkitan (qiyam = bangun,berdiri). Di mana pada saat itu alam semesta dibentuk lagi oleh Allahdalam wujud barunya yang disebut kampung akherat yang terdiri darisurga dan neraka. Setelah itu manusia dikumpulkan di padang mahsyaruntuk diperhitungkan amal perbuatannya selama hidup di dunia,

Sepertiyang telah di jelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Zalzalah :

Artinya :

1.Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat),

2.dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yangdikandung)nya,

3.dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”,

4.Pada hari itu bumi menceritakan beritanya,

5.Karena Sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya.

6.Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam Keadaanbermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka(balasan) pekerjaan mereka

7.Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun,niscaya Dia akan melihat (balasan)nya.

8.dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar zarrah pun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya pula.

B.MITOLOGI DUNIA

Dikisahkan didalam beberapa mitologi-mitologi tentang berbagaibangsa di dunia bahwa bumi ini pernah dilanda banjir dahsyat yangmengerikan. Hampir semua peradaban-peradaban zaman dulu,terdapat cerita tentang bencana yang satu ini, misalnya diantaralebih dari 130 suku Indian di Benua Amerika hampir tidak ada sukuyang tidak memitoskan banjir dasyat sebagai topik. Kalau mau lebih mudahnya, coba ingat-ingat Kisah Nabi Nuh .Dikisahkan didalamAl-Qur’an maupun Bible,bahwa seluruh peradaban manusia pada saat itu musnah, terkecuali bagi orang-orang yang percaya pada ajaran Alllahyang disampaikan oleh Nabi Nuh yang selamat dari bencana air bah yang maha dasyat itu.

Pernah beberapa waktu lalu sempat tersiar sebuahartikel menarik, menurut penuturan dari Mister Li Hongzi (pendiri FulunGong/Fulun Dafa) dalam ceramah Alam Semesta-nya, Beliau menuturkanbahwa peradaban dimuka bumi ini setidaknya telah dihancurkan kurang lebih sebanyak empat kali oleh Tuhan Pencipta.Dan,pada saat era dimana kita hidup sekarang ini, merupakanmasa kehidupan peradaban umat manusia ke-5 dibumi.Pada saat ini, dimana tanda-tanda zaman kebejatan telah dapatterlihat dengan begitu jelas, mungkin kembali saatnya peradaban padasaat ini harus kembali diakhiri, dan akan digantikan dengan sebuahperadaban baru yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sebelumnya (kecuali kepercayaan Islam, Nasrani, dan Yahudi, karna didalam kitab suci sudah dinyatakan bahwa agama-agama tersebut akan bertahan hingga akhir zaman). Mungkin manusia-manusia yang akan datang akan mengenal sisa-sisa peradaban kitasebagai sebuah peradaban maju yang hilang ditelan masa,sepertihalnya kisah mengenai peradaban Atlantis dan Lemuria yang tenggelamdimasa silam

BAB II PEMBAHASAN

A. KIAMAT 2012 (END OF TIME)1.KALENDER MAYA

Pada sistem penanggalan didalam Kalender Bangsa Maya/MayanCalendar yg merupakan Kalender paling akurat hingga sekarang yangpernah ada di bumi. (Perhitungan Mayan Calendar dari 3113 SM sampai2012 M)Mereka (Bangsa Maya) menyatakan pada tahun 2012, tepatnyatanggal 21 Desember 2012, merupakan “End of Times”. (Dalam karyatulis ini, kami tidak menyatakan hal itu sebagai kepastian atau suaturamalan —jelas sekali ramalan adalah suatu yang sesat— melainkanhipotesis atau teori/dugaan yang sangat ilmiah dan rumit yangsebisanya kami jelaskan dengan kemampuan kami yang masih sangatminim).Dalam kalender bangsa Maya yang sangat tersohor itu, dikatakanbahwa pada periode 1992-2012 bumi akan dimurnikan, selanjutnyaperadaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasukiperadaban baru.Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya dikenalmenguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus danmendalam, sistem penanggalan yang hamper sempurna,penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiranabstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari padapenanggalannya membuat orang takjub.

Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyong Technologyyang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalampenanggalan Maya tercatat bahwa sistem galaksi tata surya kita sedangmengalami ‘The Great Cycle’ (siklus besar) yang berjangka lima ribu duaratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklusbesar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinargalaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalaubumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa padagalaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklusbesar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya,penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization). Siklus besar ini dibagimenjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yangsangat mendetail. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyaksekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiaptahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi.Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya.Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telahmemasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Mayamenganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-GalaticSynchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion Priod(Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapaipemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauansinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.

Menurut ramalan, pada tanggal 21 Desember 2012 akan menjadihari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungankalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradabanbaru total yang tidak ada hubungannya sama sekali (kecuali sepertiyang disebutkan diatas) dengan peradaban sekarang. Pada hari itu,tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengantitik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) denganekuator secara total.Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah selasistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi,bagaikan membuka sebuah “Pintu Langit” saja bagi umat manusia.Mulai 1992, bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut’Periode Regenerasi Bumi”. Pada periode ini, Bumi dimurnikan,termasuk juga hati manusia, (ini hampir mirip hipotesis orang IndianAmerika-Utara terhadap orang sekarang ini), subtansi yang tidakbaik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), iniadalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yangdiperlihatkan oleh bangsa Maya.

2. KEMUNCULAN PLANET X (NIBIRU)

Bagian luar Tata Surya masih memiliki banyak planet-planet minoryang belum ditemukan. Sejak pencarian untuk Planet X dimulai padaawal abad ke 20, kemungkinan akan adanya planet hipotetis yangmengorbit Matahari dibalik Sabuk Kuiper telah membakar teori-teoriKiamat dan spekulasi bahwa Planet X sebenarnya merupakan saudaraMatahari kita yang telah lama hilang.Tetapi mengapa cemas duluan akanPlanet X/Teori Kiamat ini? Planet X tidak lain hanya merupakan obyekhipotetis yang tidak diketahui?Teori-teori ini didorong pula dengan adanyaramalan suku Maya akan kiamat dunia pada tahun 2012 (MayanProphecy) dan cerita mistis Bangsa Sumeria tentang Planet Nibiru, danakhirnya kini memanas sebagai ramalan kiamat 21 Desember 2012.Planet X juga dikenal dengan nama Nibiru, atau disebut “Wormwood”, merupakan benda angkasa luar yang paling sering disebut sejak jamankuno. Setelah mengorbit selama 3600 tahun, planet ke 10ini akan datang lagi. Dampak kedatanganPlanet X terhadap bumi, sudah dicatat nenek moyang kita ribuan tahunlalu. tahun lalu. Ilmu Geologi dan Arkeologi juga mencantumkannya.Kalangan “orang dalam” di NASA, DoD (badan inteligensi militer),SETI maupun CIA sudah memprediksikan, kalau 2/3 dari penduduk planetbumi akan punah, ketika terjadi pergantian kutub, yang disebabkankedatangan Planet X. Sisa populasi yang bertahan hidup, terancambahaya kelaparan dan radiasi elemen, dalam jangka waktu 6 bulansetelah kejadian ini.Massa Planet X begitu besar, dengan kutub magnetis yang memilikikadar plasma tinggi dan pancaran energi yang begitu dahsyat, pastimengakibatkan kerusakan hebat pada planet yang dilewatinya. Biasanyabeberapa tahun sebelum kedatangan Planet X, gelombangelektromagnetik Planet X mengakibatkan perubahan-perubahan besarpada planet yang akan dilewatinya. Ini bias dilihat pada perubahan iklimdahsyat yang melanda Planet Bumi yang lebih disebabkan oleh kedatangan Planet X (Nibiru) dan bukan oleh Global Warming (PemanasanGlobal).

B. KIAMAT 2012 MENURUT PANDANGAN ISLAM

Kiamat merupakan hal ghaib yang harus diimani oleh setiap muslimdan yang hanya diketahui oleh Allah swt saja seperti banyak disebutkandidalam Kitab-Nya maupun Sunnah Nabi saw, diantaranya :”

Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. kiamat itu Amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. kiamat itutidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya.Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat ituadalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui

“.(QS. Al A’raf : 187)

Ibnu Katsir mengatakan bahwa firmanAllah,”Katakanlah:’Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalahpada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktukedatangannya selain Dia.” Adalah perintah Allah swt kepada nabi-Nya saw apabila beliau saw ditanya tentang waktu terjadinya kiamat makahendaklah beliau saw mengembalikan pengetahuan tentang itu kepadaAllah swt. Sesungguhnya Dia lah yang menjelaskan waktu kedatangannyaatau mengetahui kejelasan perkara itu dan kapan kepastian waktunya.(Tafsir Ibnu Katsir juz III hal 518)”

Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah:”Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah”. dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh Jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya

.” (QS. Al Ahzab : 63)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”

Kunci-kunci ghaib itu lima,’Sesungguhnya hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat, dan Dia-lah yang menurunkanhujan, dan mengetahui apa yang ada didalam rahim. Dan tiadaseorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akandiusahakannya besok, dan tiada yang seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah MahaMengetahui lagi Maha Mengenal

.” (HR. Bukhori)

Al Qurthubi menyebutkan pendapat Ibnu Abbas yang mengatakanbahwa kelima kunci-kunci ghaib tersebut tidaklah ada yangmengetahuinya kecuali Allah swt. Hal itu juga tidak diketahui oleh paramalaikat, para Nabi yang diutus. Maka barangsiapa yang menganggapbahwa dirinya mengetahui sesuatu tentang itu semua maka orang itutelah mengingkari Al Qur’an dikarenakan ia telah menyalahinya. (Al JamiLi Ahkamil Qur’an juz XIV hal 400)Dan juga jawaban Rasulullah saw ketika ditanya oleh Malaikat Jibriltentang kapan terjadinya kiamat maka beliau saw besabda,”Orang yangditanya tidak lebih mengetahui daripada yang bertanya.” (HR. Muslim)Hadits tersebut menjelaskan bahwa diri Rasulullah saw dan juga orangyang bertanya (Jibril) tidaklah mengetahui tentang waktu terjadinyakiamat.Syeikh Yusuf al Qaradhawi pernah ditanya tentang akan hancurnyaalam ini pada tahun 2012 ?! Beliau menjawab bahwa ini termasukpembicaraan tentang sesuatu yang akan datang, menerobos tabir masayang akan datang, menyingkap apa-apa yang mungkin terjadi pada andabesok atau lusa, dan itu semua tidaklah ada yang mengetahuinya kecualiAllah swt.”

Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok

.” (QS. Luqman : 34)

Seseorang mungkin mengetahui sesuatu dengan berbagaiindikatornya akan tetapi hal itu hanyalah sebatas dugaan bukanlahkepastian.”

dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana diaakan mati

.” (QS. Luqman : 34)Ramalan akan adanya kiamat pada 2012 dari suku Mayasebenarnya belum diketahui dasar perhitungannya. Tetapi issu ini sudahmenyebar luas lewat media Internet. Sebagai Muslim, saya hanya yakinbahwa Kiamat ada dan PASTI akan datang. Dan waktunya, kita tidak adayang tahu, apalagi sampai menyebut tanggal. Tentang waktu, kapan kiamat terjadi, ummat Islam hanyadiberi , berupa tanda2 datangnya kiamat yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits. Bila tanda-tanda sudah ada, maka hari yang dimaksudmemang sudah dekat. Tetapi tepatnya kapan, kembali ke konsep dasar,Ummat Islam tidak ada yang boleh menyebut waktu, baik hari, tanggal,bulan maupun tahunMengenai Planet X (Nibiru) bukti-bukti astronomis yang digunakan untuk teori-teori Planet ini benar-benar melenceng.

Pada 18 Jun ,peneliti-peneliti Jepang mengumumkan berita bahwa pencarian teoretis mereka untuk sebuah massa besar di luar Tata Surya kita telah membuahkan hasil. Dari perhitungan mereka, mungkin saja terdapatsebuah planet yang sedikit lebih besar daripada sebuah obyek Plutoid atau planet kerdil, tetapi tentu lebih kecil dari Bumi, yang mengorbit Matahari dengan jarak lebih dari 100 SA. Tetapi sebelum kita terhanyut pada penemuan ini, planet ini bukan Nibiru, dan bukan pula bukti akanberakhirnya dunia ini pada 2012. Penemuan ini penemuan baru danmerupakan perkembangan yang sangat menarik dalam pencarian planet-planet minor dibalik Sabuk Kuiper.Allah lah yang mengetahui kebenaran hakikinya bahkan terhadapberbagai penafsiran tentang alam semesta ini, perkembangan alam maupun kehidupan yang seluruhnya merupakan teori-teori, seperti halnyateori ledakan besar, teori ini dan itu. Dan sebagaimana sebuah teori makaada pula sebagian ilmuwan lainnya yang melakukan penyanggahanterhadapnya dengan berbagai teori lainnya dan begitulah selanjutnya.Adapun hakekat kebenarannya didalam permasalahan ini tidaklahada yang mengetahuinya kecuali Allah swt sebagaimana disebutkandidalam Al Qur’an.

 

BAB III KESIMPULAN

Sebagai seorang muslim kita percaya bahwa kiamat pasti akan terjadi. Kapanterjadinya? Hanya Allah SWT Yang Maha Tahu. Kita hanya tahu lewat tanda-tandaakan datangnya hari Kiamat itu. Pada manuskrip peninggalan suku Maya yangtinggal di selatan Meksiko atau Guatemala yang dikenal menguasai ilmu Falak,disebutkan bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012. Disebutkan jugapada waktu itu akan muncul gelombang galaksi yang besar-besaran sehinggamengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini.Serta kemunculanPlanet X (Nibiru) ke system tata surya kita yang menjadi penyebab terjadinyaberbagai bencana pada Planet-planet yang dilewatinya.

Adanya ramalan bahwa dunia akan berakhir pada tanggal 21 Desember 2012 tentunya tidaklah membuat risau apalagi ketakutan didalam diri seorang mukminyang mengimani perkara-perkara yang ghaib, yang mengimani bahwa segalasesuatu yang terjadi di alam ini adalah atas kehendak Allah swt dan apabila Dia swttidak berkehendak maka sesuatu itu tidak akan terjadi. Tentang waktu, bila kiamat terjadi, ummat Islam hanya diberi berupa tanda2 datangnya kiamat yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits. Bila tanda-tanda sudah ada, maka hari yang dimaksud memang sudah dekat. Tetapi tepatnya kapan, kembali ke konsep dasar, Ummat Islam tidak ada yang boleh menyebut waktu, baik hari, tanggal, bulan maupun tahun.

Khutbah Audio 31 – Tahun Baru DiSambut, Seruan Allah DiIkut

3. HIJRATURRASUL DAN DAULAH ISLAMIAH

 

السلام عليكم

الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالهُدَى وَدِيْنِ الحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ المُشْرِكُوْنَ  أَشْهَدُ أَنْ لاإِلهَ إِلا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ   اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ  …أَمَّا بَعْدُ…..فَيَا عِبَادَ اللهِ ! اتَّقُوْا اللهَ  حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاتمَوُْتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Wahai hamba-hamba Allah ! Bertaqwalah sekalian kamu kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa. Dan Janganlah kamu mati melainkan dalam keadaan Islam.

Saya  menyeru diri saya sendiri dan juga sidang Jumaat sekalian  agar  kita  sama-sama  meningkatkan  ketaqwaan  kita  kepada  Allah  dengan  melakukan  segala  suruhanNya  dan  menjauhi  segala  yang  ditegahNya.  Janganlah  kita  hanya  tahu  mendengar  sahaja  perkataan  taqwa  serta  menyebutnya  sedangkan  ia  tidak  menyerap  ke dalam  sanubari  kita . Hitunglah  diri kita  setiap  masa  samada  semakin  hampir  kepada  Allah atau  sebaliknya.  Adakah  amalan  soleh  kita  semakin  meningkat  atau pun  menurun….

 

Sidang Jumaat yang dihormati sekalian,

Firman Allah dalam ayat 30 surah al-A’raf

وإذ يمكر بك  الذين  كفروا  ليثبتوك  أو  يقتلوك  أو  يخرجوك  ويمكرون ويمكر الله  والله  خير المكرين  .

Maksudnya : Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (quraisy) memifirkan sedaya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu atau pun mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.

            Hari ini genaplah 9 hari kita berada di tahun baru 1421 hijrah dan esok merupakan hari Asyura di mana kita disunatkan berpuasa. Kedatangan Muharram bukan sahaja mengingatkan   kita kepada peristiwa Hijrah tetapi turut mengimbas kembali kepada tiga peristiwa penting dalam sejarah Islam iaitu pada 10 Muharram merupakan hari diselamatkan nabi Musa a.s dan pengikut setia daripada musuh  mereka Fir’aun di mana Fir’aun dan bala tenteranya ditenggelamkan oleh Allah di dalam Laut Merah. Pada awal Muharram pula mengingatkan kita bagaimana Sayyidina Umar al-Khottab menghembuskan nafasnya yang terakhir selepas cedera parah ditikam oleh Abu Lu’luah seorang Majusi dan pada 10 Muharram juga merakamkan satu lagi peristiwa yang begitu sedih iaitu terbunuhnya Sayyidina Husin bin Ali iaitu cucu Rasulullah s.a.w di Karbala. Cucu yang dibelai dan dimanjakan oleh Rasulullah s.a.w ini bukan sahaja dibunuh bersama dengan ahli keluarganya yang lain malah Syiah Kufah yang menjadi dalang kepada pembunuhan ini telah memenggalkan kepada cucu Rasulullah s.a.w yang mulia ini tanpa belas kasihan.

 

Sidang Jumaat yang dirahmati Allah

            Belum terlewat untuk kita sama-sama merenung beberapa pengajaran dan juga hikmat daripada penghijrahan Rasulullah s.a.w dari Kota Mekah ke Kota Madinah bagi mendirikan Daulah Islamiah yang menjamin Islam mampu dilaksanakan dalam setiap aspek kehidupan bukannya pada sudut ibadat khusus seperti sembahyang, puasa, zakat dan haji sahaja. Pemilihan Kota Madinah yang dulu dikenali sebagai Yathrib merupakan satu wahyu bukannya hasil daripada kehendak Rasulullah s.a.w sendiri. Antara hikmat yang memerlukan kepada berlakunya penghijrahan ini adalah bagi mematahkan tohmahan musuh Islam bahawa nabi Muhammad s.a.w bukanlah seorang yang mulia malah baginda dimuliakan oleh Mekah itu sendiri yang merupakan kota yang telah didoakan oleh nabi Ibrahim dan anaknya nabi Ismail agar diberkati dan dirahmati oleh Allah. Oleh itu bagi menafikan dakwaan yang sesat ini maka Rasulullah s.a.w perlu berhijrah ke Madinah lalu apabila berada di sana Rasulullah s.a.w telah berdoa agar Madinah diberkati dan dirahmati sebagaimana Allah merahmati dan memberkati bumi Mekah. Sehingga sekarang bumi Madinah di mana merupakan tempat disemadikan jasad Rasulullah s.a.w terus dilimpahi rahmat dan berkat yang menunjukkan bahawa diri Rasulullah s.a.w itu sendiri mempunyai kemuliaan sebagai rasul akhir zaman.

 

Sidang Jumaat yang dihormati

            Jika penghijrahan yang dilakukan oleh Rasulullah s.a.w ke Madinah hanya semata-mata mahu lari daripada disiksa dan dihina maka cukup sekadar umat Islam berhijrah ke Habsyah sebagaimana sebelum ini. Ini menunjukkan kepada kita bahawa penghijrahan ini mempunyai misi dan matlamatnya yang lebih besar iaitu terdirinya Daulah Islamiah. Ini dapat kita lihat kepada beberapa perancangan dan strategi sebelum hijrah dan semasa hijrah yang telah dilakukan oleh Rasulullah s.a.w. Sebelum diperintahkan oleh Allah supaya berhijrah, Rasulullah s.a.w telah melakukan bai’ah janji setia dengan penduduk Madinah yang datang ke Mekah. Bai’ah ini dilakukan 2 kali yang di namakan bai’ah Aqabah pertama dan kedua. Di dalam bai’ah taat setia ini terutama bai’ah yang kedua telah disentuh masalah jihad dan jaminan keselamatan terhadap diri Rasulullah s.a.w apabila berhijrah nanti.Kemudian baginda telah menghantar Mus’aib bin Umair bagi mengajar al-Quran dan berdakwah di samping melantikan naqib-naqib daripada kalangan wakil daripada Madinah itu sendiri untuk tujuan dakwah. Inilah antara perancangan yang rapi sebelum berlakunya hijrah.

Perancangan yang dilakukan semasa proses hijrah pula bagaimana Rasulullah s.a.w keluar berhijrah pada malam hari disamping telah membahagi tugas-tugas  yang penting kepada setiap individu yang dipercayai mengikut kemampuan mereka di mana Sayyidina Ali diminta agar tidur ditempat tidur Rasulullah s.a.w dan menyerahkan semula harta-harta orang kafir yang dimanahkan kepada baginda sebelum ini. Inilah ia sifat orang kafir yang meyakini kejujuran Rasulullah s.a.w sehingga barangan mereka disimpan di rumah baginda tetapi mereka tidak percaya baginda sebagai nabi. Begitulah juga yang berlaku pada kita hari ini di mana ramai yang mempercayai kejujuran para ulama’ tetapi masih was-was tentang kelayakan ulama’ sebagai pemimpin. Disamping itu baginda juga telah menyuruh agar pembantu Sayyidina Abu Bakar iaitu ‘Amir bin Fuhairah agar menjaga kambing sekitar kawasan gua Thur tempat Rasulullah s.a.w bersembunyi  supaya kesan tapak kaki mereka berdua dapat dihilangkan. Manakala Asma binte Abu Bakar pula bertugas untuk menghantar makanan sepanjang mereka berdua berada di dalam gua tersebut. Manakala Abdullah bin Abu Bakar ditugaskan untuk mencari maklumat terbaru yang berlaklu di kalangan kafir Quraisy tentang usaha mereka untuk menagkap Rasulullah s.a.w. Sepanjang hijrah juga mereka berdua menggunakan jalan yang lain daripada kebiasannya sehingga terpaksa mengupah seorang kafir yang diyakini amanahnya yang bernama Abdullah bin ‘Uraiqit bagi memandu perjalanan mereka ke Madinah. Ini menunjukkan kepada kita bahawa kita boleh meminta pertolongan daripada orang bukan Islam selagimana ia tidak membantut pelaksanaan Islam itu sendiri.

 

Sidang Jumaat yang dihormati sekalian,

Melihat kepada perancangan dan strategi yang diatur ini maka lebih meyakinkan kita bagaimana penghijrahan nabi ke Madinah bukan semata-mata untuk berdakwah dan kemudahan untuk beribadat tetapi untuk mendirikan Daulah Islamiah yang membolehkan Islam menjadi pemerintah. Jika sekadar untuk berdakwah maka Rasulullah s.a.w tidak perlu membuat perancangan yang begitu rapi dan tersusun malah apabila tiba di sana masyakat Madinah telah mempunyai calon pemimpinnya yang tersendiri iaitu Abdullah bin Ubai. Jika kedatangan Rasulullah s.a.w bukan untuk mendirikan Daulah  Islamiah maka tidak perlu baginda menjadi pemimpin sebaliknya cukup sekadar melantik Abdullah bin Ubai sebagai pemimpin Madinah dan baginda sendiri bertindak sebagai pendakwah atau orang yang bertanggungjawab dalam kementerian agama yang ditubuh. Dan jika dikatakan bahawa Rasullah s.a.w berjaya menjadi pemimpin kerana atas nasib semata-mata sedangkan kedudukan itu bukanlah penting untuk penyebaran dan pelaksanaan Islam maka Rasulullah s.a.w tidak perlu berhijrah tetapi cukup sekadar berada di Mekah dan menerima tawaran untuk menjadi raja Mekah dengan syarat tidak melaksanakan Islam sebagaimana yang ditawarkan oleh pemimpin kafir Quraisy. Apa yang kita lihat daripada peristiwa hijrah ini bermula dengan perancangan dan pelaksanaannya menunjukkan kepada kita bahawa politik dan pemerintah serta kewajipan mendirikan daulah Islamiah yang memastikan Islam terlaksana sepenuhnya merupakan perkara yang terlibat dengan aqidah bukannya perkara main-main.

 

 

 

Sidang Jumaat yang diberkati Allah

Firman Allah dalam ayat  111 surah Hud

واعتصموا بحبل الله جميعا ولا تفرقوا واذكروا نعمت الله عليكم إذ كنتم أعداء فألف بين قلوبكم فأصبحتم بنعمته إخوانا وكنتم على شفا حفرة من النار فأنقذكم منها كذلك يبين الله لكم آيته لعلكم تهتدون.

 

Maksudnya :  Dan berpegang teguhlah kamu dengan tali Allah (Islam) dan janganlah kamu bercerai berai. Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu(masa jahiliah) bermusuh-musuhan maka Allah menyatukan hati-hati kamu lalu menjadi kamu dengan nikmat Allah itu orang-orang yang bersaudara. Dan kamu telah berada di tepi jurang neraka lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ وَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الُمْسِلِمْينَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ فَيَا فَوْزَ المُسْتَغْفِرِيْنَ وَيَا نَجَاةَ التَّائِبِيْنَ

88. ISLAM PENTINGKAN KEPIMPINAN

 

السلام عليكم

الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالهُدَى وَدِيْنِ الحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ المُشْرِكُوْنَ  أَشْهَدُ أَنْ لاإِلهَ إِلا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ   اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ  …أَمَّا بَعْدُ…..فَيَا عِبَادَ اللهِ ! اتَّقُوْا اللهَ  حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاتمَوُْتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Wahai hamba-hamba Allah ! Bertaqwalah sekalian kamu kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa. Dan Janganlah kamu mati melainkan dalam keadaan Islam.

Saya  menyeru diri saya sendiri dan juga sidang Jumaat sekalian  agar  kita  sama-sama  meningkatkan  ketaqwaan  kita  kepada  Allah  dengan  melakukan  segala  suruhanNya  dan  menjauhi  segala  yang  ditegahNya. 

 

Sidang Jumaat yang dihormati sekalian

Firman Allah dalam ayat  166  dan167 surah al-Baqarah :

إذ تبرأ الذين اتبعوا من الذين اتبعوا ورأو العذاب وتقطعت بهم الأسباب وقال الذين اتبعوا لو أن لنا كرة فنتبرأ منهم كما تبرءوا منا  كذلك يريهم الله أعمــلهم حسرت عليهم وماهم بخـــرجين من النار

 Maksudnya : Ketika orang-orang yang diikuti (pemimpin) itu berlepas diri daripada  mereka yang mengikutinya dan mereka melihat siksa dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali. Dan berkatalah para pengikut : ” Sekiranya kami dapat kembali (ke dunia) sudah pasti kami akan berlepas diri daripada mereka (pemimpin) sebagaimana mereka (pemimpin) berlepas diri daripada kami”. Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatan mereka yang menjadi kesesalan bagi mereka dan mereka tidak sekali-kali akan dikeluarkan daripada api neraka.

            Islam menyuruh umatnya agar berhijrah daripada sesuatu yang buruk kepada sesuatu yang baik dan daripada keadaan yang baik kepada suasana yang lebih baik berdasarkan pertimbangan wahyu bukannya nafsu. Selagi wahyu Allah S.W.T diletakkan di tempat yang sepatutnya maka segala godaan nafsu dapat dihindarkan sebaliknya jika nafsu yang dihasut oleh syaitan dibiarkan menguasai setiap tindakan maka ia semestinya akan mengenepikan segala kehendak wahyu yang bertentangan dengan nafsu. Kita dapat lihat bagaimana peristiwa Hijraturrasul yang sentiasa kita peringatkan setiap kali datangnya bulan Muharram telah menyaksikan suatu perubahan besar bukan sahaja pada peranan Rasulullah s.a.w itu sendiri malah pelaksanaan sistem Islam semakin meluas bukan sahaja berkisar mengenai aqidah, ibadat khusus dan akhlak sahaja sebagaimana yang pernah berlaku di Mekah sebelum berlangsungnya hijrah. Islam semakin kuat dan umat Islam semakin gagah apabila berdirinya Daulah Islam pertama di Madinah di bawah kepimpinan Rasulullah s.a.w sehingga keindahan dan keadilan Islam semakin jelas dapat dilihat dan dirasai dengan terlaksananya seluruh sistem Islam dalam pemerintahan yang merangkumi ibadat, politik, sosial, ekonomi dan selainnya. Melalui peristiwa ini juga kita dapat lihat bagaimana pentingnya kepimpinan dalam Islam yang membolehkan system Islam dapat dijalankan dengan jayanya tanpa banyak soal dan dalih. Rasulullah s.a.w sendiri yang menjadi pemimpin telah menunjukkan lagi bagaimana Islam menyuruh agar kepimpinan yang dilantik oleh umat Islam mestilah yang berkemampuan membawa manusia bukan sahaja untuk mencari kesenangan hidup di dunia malah pemimpin dalam Islam mestilah terdiri kalangan mereka yang mampu menunjuk cara hidup yang betul di dunia sehingga mampu mencapai keredhaan Allah S.W.T dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

 

Sidang Jumaat yang dirahmati Allah S.W.T,

            Bulan Muharram turut mengingatkan kita tentang kewafatan Khalifah Islam yang kedua iaitu Sayyidina Umar al-Khottab di mana sebelum menghembuskan nafas yang terakhir maka Sayyidina Umar sempat berwasiat agar dipilih pemimpin selepasnya dari kalangan ahli Majlis Syura yang terdiri daripada sahabat-sahabat utama. Kepimpinan merupakan suatu amanah yang besar dalam memastikan kesucian Islam dapat dijaga daripada dicemari dan urusan dunia dapat ditadbir berlandaskan wahyu bukannya nafsu. Kepimpinan dalam Islam bukan untuk membuat pembangunan fizikal semata-mata tetapi apa yang lebih penting ialah pemimpin yang dilantik mestilah berusaha dalam membina tamadun kemanusiaan dan kebendaan secara serentak sehingga rakyat dapat hidup dalam suasana tunduk dan patuh kepada ajaran agama bukannya semakin ramai yang mahu lari dari berpegang teguh kepada ajaran Islam yang menyeluruh. Kita dapat lihat bagaimana kepimpinan banyak mempengaruhi keadaan rakyat dalam beragama seperti 2 pemimpin sebelum Khalifah Umar bin Abdul Aziz di mana salah satu pemimpin itu suka bercakap tentang perempuan sehingga rakyat jelata turut banyak bercakap mengenai perempuan juga manakala seorang pemimpin lagi suka berhibur dengan hiburan yang melalaikan sehingga rakyat pun ramai yang hidup sebagaimana pemimpin itu. Apabila Khalifah Umar bin Abdul Aziz naik menjadi khalifah dan sentiasa bercakap mengenai agama terutama kehidupan akhirat maka rakyatnya turut bercakap mengenainya.الناس على دين ملوكهم  : Manusia mengikut agama pemimpin mereka. Jika pemimpin gila dunia maka ramai rakyatnya turut mengejar dunia sehingga lupa kepada akhirat dan bila pemimpin sentiasa takutkan Allah S.W.T serta mengingati pembalasan hari akhirat maka rakyat pun ramai yang hidup sebagaimana cara hidup pemimpin mereka itu.

Sebab itulah pemimpin yang adil merupakan antara golongan yang bakal dibayangi oleh ‘Arasy Allah S.W.T pada hari akhirat nanti sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah s.a.w dalam sebuah hadis :

وعن أبي هريرة رضى الله عنه عن النبي e قال : سَبْعَةٌ يُظِلُّمُهُمُ اللهُ فِى ظِلِّهِ يَوْمَ لاظِلَّ إِلا ظِلُّهُ : إِمَامٌ عَادِلٌ

Maksudnya : 7 golongan yang akan mendapat perlindungan Allah S.W.T pada hari yang tiada perlindungan melainkan perlindungan Allah S.W.T pada hari akhirat nanti iaitu :Golongan pertama ialah pemimpin yang adil

 

Sidang Jumaat yang dimuliakan Allah,

            Kepimpinan dalam Islam ialah suatu amanah besar dalam memastikan seluruh system Islam dilaksanakan dalam pemerintahan agar keadilan Islam dapat disebarkan dan rakyat dapat hidup dalam suasana yang dikawal dan dijaga oleh wahyu bukannya nafsu sehingga kita mendapat keredhaan Allah S.W.T di dunia dan akhirat nanti. Ingatlah bahawa kehidupan kita ini  bukan berakhir di lubang kubur sahaja malah segala amalan kita sepanjang hidup di dunia bakal disoal di hadapan Allah S.W.T di akhirat nanti. Oleh itu soal kepimpinan mestilah diambil berat sehingga kita dapat membuat keputusan yang betul sebagaimana yang disuruh oleh agama iaitu memilih pemimpin yang mampu melaksanakan apa yang disuruh oleh Allah S.W.T dan menjauhi segala yang ditegah oleh Allah S.W.T seperti memilih pemimpin yang berusaha mengharamkan judi bukannya menggalakkan lagi perjudian, memilih pemimpin yang berusaha menghadkan penjualan arak di kalangan bukan Islam bukannya membina 27 kilang arak sehingga rakyat negara ini berada di tempat ke-10 pengguna arak terbesar di dunia, memilih pemimpin yang berusaha melaksanakan hukum hudud bagi menyelesaikan banyak masalah sosial terutama kecurian, rompakan, zina, rogol yang begitu meningkat bukannya berusaha menyaman hukum hudud, memilih pemimpin yang berusaha menghidupkan masjid dan surau bukannya bertindak kejam merobohnya, memilih pemimpin yang berusaha meningkatkan kemajuan sekolah dan pusat pengajian agama bukannya berusaha menyekat perkembangannya termasuk menarik bantuan berkapita yang menyebabkan banyaksekolah agama rakyat yang terpaksa ditutup. Kita kena ingat kepada peringatan Allah S.W.T sebagaimana yang tersebut dalam ayat  166  dan167 surah al-Baqarah di mana betapa ramai rakyat yang menyesal akibat tersilap memilih pemimpin sehingga mereka menyuruh Allah agar disiksa pemimpin yang selama ini mernyesatkan mereka di dunia dengan siksaan yang lebih berat.

Sidang Jumaat yang dirahmati Allah S.W.T,

            Sempena hari Jumaat yang mulia ini kita turut menyatakan kesedihan terhadap kezaliman yang dilakukan ke atas tahanan ISA. Ada yang dibakar janggut kerana tidak mahu bercukur dan ada yang hanya dibenarkan sembahyang dengan berseluar pendek. Apa yang lebih malang apabila ramai tahanan ISA yang ditahan selama dua tahun tidak pernah dibenarkan untuk mengerjakan solat Jumaat sepanjang tempoh dua tahun itu. Semoga kezaliman ISA dapat dihentikan dengan tindakan bijak kita dalam memilih pemimpin. Jadikan Islam sebagai dasar kita dalam memilih pemimpin sehingga kita mampu menunaikan kewajipan terhadap agama dan negara dengan baik. Semoga kezaliman dan kesesatan dapat dihentikan dengan pemilihan pemimpin berlandaskan wahyu bukannya nafsu.

Firman Allah dalam ayat  113 surah Hud :

ولا تركنوا إلى الذين ظلموا فتمسكم النار ومالكم من دون الله من أولياء ثم لاتنصرون

Maksudnya : Dan Janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh oleh api neraka dan sekali-kali kamu tidak mempunyai seorang penolong pun selain daripada Allah S.W.T. Kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ وَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الُمْسِلِمْينَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ فَيَا فَوْزَ المُسْتَغْفِرِيْنَ وَيَا نَجَاةَ التَّائِبِيْنَ

Amanah Jamin Bahagia Khianat Bawa Derita

السلام عليكم

الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالهُدَى وَدِيْنِ الحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ المُشْرِكُوْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاإِلهَ إِلا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ …أَمَّا بَعْدُ…..فَيَا عِبَادَ اللهِ ! اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاتمَوُْتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ …

Wahai hamba-hamba Allah ! Bertaqwalah sekalian kamu kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa. Dan Janganlah kamu mati melainkan dalam keadaan Islam.

Saya menyeru diri saya sendiri dan juga sidang Jumaat sekalian agar kita sama-sama meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah dengan melakukan segala suruhanNya dan menjauhi segala yang ditegahNya.

Sidang Jumaat yang dihormati sekalian,

Firman Allah dalam ayat 124 surah al-Baqarah :

وَإِذِ ابْتَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ رَبُّهُ بِكَلِمَاتٍ فَأَتَمَّهُنَّ ۖ قَالَ إِنِّي جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامًا ۖ قَالَ وَمِن ذُرِّيَّتِي ۖ قَالَ لَا يَنَالُ عَهْدِي الظَّالِمِينَ

Maksudnya : Dan (ingatlah), ketika Nabi Ibrahim diuji oleh Tuhannya dengan beberapa Kalimah (suruhan dan larangan), maka Nabi Ibrahim pun menyempurnakannya. (Setelah itu) Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku melantikmu menjadi Imam (Pemimpin ikutan) bagi umat manusia”. Nabi Ibrahim pun memohon dengan berkata: “(Ya Tuhanku!) Jadikanlah juga (apalah jua kiranya) dari keturunanku (pemimpin-pemimpin ikutan)”. Allah berfirman: “(Permohonanmu diterima, tetapi) janjiKu ini tidak akan didapati oleh orang-orang yang zalim.”

Kepimpinan merupakan suatu perkara yang penting dalam memberi kesan perubahan kepada umat manusia pada setiap zaman dan tempat. Melalui al-Quran, kita dapat mengambil pengajaran penting daripada beberapa kisah nabi-nabi seperti kisah nabi Ibrahim a.s yang berdepan dengan kesesatan Raja Namrud, Nabi Musa a.s pula berdepan dengan kezaliman Firaun manakala nabi kita sendiri nabi Muhammad s.a.w berdepan dengan keangkuhan dan kejahilan Abu Lahab, Abu Jahal dan pemimpin jahiliah yang lain. Setiap masa dan tempat sentiasa berlaku pertembungan antara hak dan batil, kebenaran dan kesesatan, keadilan dan kezaliman, Islam dan jahiliah, cahaya keimanan dan kegelapan kekufuran

Allah menjanjikan kebahagiaan di dunia dan akhirat bagi siapa yang bijak memilih pemimpin yang adil serta dalam masa yang sama mengancam dengan kerosakan dan penderitaan sekiranya memilih ketua yang tidak amanah serta mengkhianati kepercayaan yang diberi. Kita dapat rasa sendiri bagaimana akibat pecah amnah dan ketidak adilan dalam mengurus hal ehwal dan kewenangan negara telah menyebabkan pelbagai penyelewengan berlaku di mana pemimpin dengan sewenangnya membahagikan harta rakyat seperti harta rampasan perang ketika rakyat jelata semakin dihimpit dengan kenaikan harga barang dan kos sara hidup yang semakin tinggi. Betapa malangnya TV, radio dan media massa digunakan semaksima yang mungkin dalam menyembunyikan masalah pecah amanah, rasuah sehingga rakyat terus tertipu dan terpedaya. Akhirnya masalah besar dipandang kecil manakala masalah kecil diperbesarkan sehingga masalah pecah amanah terus bertambah dan hampir menyebabkan negara bankrap. Ingatlah amaran nabi s.a.w dalam suatu hadis yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim :

 إِيَّاكُم وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ   يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ   يَهْدِي إِلَى النَّارِ، وَلاَ يَزَالُ الْرجل  يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّاباً     – رواه البخاري ومسلم

Maksudnya : Berhatilah kamu dengan penipuan. Sesungguhnya penipuan membawa kepada maksiat dan maksiat membawa kepada neraka. Seseorang itu akan berterusan dan bersunguh-sungguh menipu sehinggalah dia dicatatkan sebagai penipu

Sidang Jumaat yang diberkati Allah,

Firman Allah dalam ayat 55 surah an-Nuur :

وَعَدَ اللَّـهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا ۚ يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

Maksudnya : Allah menjanjikan orang-orang yang beriman dan beramal soleh dari kalangan kamu (wahai umat Muhammad) bahawa Ia akan menjadikan mereka khalifah-khalifah yang memegang kuasa pemerintahan di bumi, sebagaimana Ia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka: khalifah-khalifah yang berkuasa; dan Ia akan menguatkan dan mengembangkan ugama mereka (ugama Islam) yang telah diredhaiNya untuk mereka; dan Ia juga akan menggantikan bagi mereka keamanan setelah mereka mengalami ketakutan (dari ancaman musuh). Mereka terus beribadat kepadaKu dengan tidak mempersekutukan sesuatu yang lain denganKu. Dan (ingatlah) sesiapa yang kufur ingkar sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang derhaka

Ketika membicarakan tentang amanah kepimpinan maka ia bukan suatu yang boleh dianggap main-main kerana ia bakal menyaksikan kebahagiaan atau penderitaan hidup di dunia dan akhirat. Kita sentiasa ingat bagaimana pesanan nabi kepada seorang sahabat yang bernama Abu Dzar yang datang bertanyakan tentang jawatan ketika sahabat-sahabat yang lain dilantik oleh nabi s.a.w sedangkan beliau sendiri tidak diberi sebarang jawatan lalu nabi bersabda :

يَا أَبَا ذَرٍّ إِنَّكَ ضَعِيفٌ وَإِنَّهَا أَمَانَةٌ وَإِنَّهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ خِزْىٌ وَنَدَامَةٌ إِلاَّ مَنْ أَخَذَهَا بِحَقِّهَا وَأَدَّى الَّذِى عَلَيْهِ فِيهَا  – رواه مسلم

Maksudnya : Wahai Abu Dzar! Sesungguhnya engkau lemah sedangkan jawatan itu adalah suatu amanah dan pada hari qiamat kelak kehinaan dan penyiksaan yang akan menimpa kecuali orang yang telah mengambilnya dengan hak dan menunaikan tanggungjawabnya

            Kita juga pernah mendengar bagaimana Khalifah Harun ar-Rasyid ketikamenunaikan ibadat haji di Mekah telah datang berjumpa dengan seorang Ulama’ yang sedang menjaga kambingnya di atas jabal rahmat berhampiran padang Arafah lalu ulama’ itu berkata : “ Wahai Harun ar-Rasyid! Aku ini hanya pengembala kambing sahaja maka aku sudah pasti akan ditanya oleh Allah tentang diriku dan kambing-kambing peliharaanku sahaja sedangkan engkau yang dilantik menjadi khalifah maka engkau bukan sahaja akan ditanya di akhirat nanti tentang rakyat yang sedang berada di bumi Arafah pada hari ini malah seluruh rakyat yang berada di bawah pemerintahanmu. Jika engkau berjaya menunaikan amanah kepimpinan dengan adil maka berjaya dan bahagialah engkau. Sebaliknya sekiranya engkau mengkhianati amanah dan melakukan kezaliman maka celaka dan menderitalah engkau dalam neraka Allah.

            Di sini kita dapat saksikan bagaimana pentingnya gabungan antara Umara’ atau pemimpin dengan ulama’ dalam mengurus negara berdasarkan kehendak agama dalam memastikan negara diberkati dan dirahmati Allah bukannya ditipa pelbagai bala’ dan musibah silih berganti akibat penderhakaan terhadap Allah

Sidang Jumaat yang dirahmati Allah,

Allah telah menjanjikan doa yang sentiasa dimakbulkan bagi seorang pemimpin yang adil. Begitu juga di akhirat nanti, pemimpin yang adil akan dipayungi di bawah naungan atau teduhan bayangan ‘Arasy Allah. Ia bukan suatu janji yang kecil dan ia juga bukan  suatu janji yang mudah dicapai kecuali bagi orang yang sentiasa taqwa dalam menguruskan amanah kepimpinan serta tidak menjadikan hamba hawa nafsu

Imam Syafi’e pernah berwasiat tentang 5 perkara yang mesti ada pada pemimpin yang benar-benar taqwa kepada Allah dan jujur dalam kepimpinan iaitu [1] benar dalam percakapan, [2] menjaga rahsia, [3] menunaikan segala janji, [4] sentiasa memberi nasihat kepada kebaikan dan mencegah daripada kemungkaran dan [5] menunaikan segala kewajipan yang diamanahkan dengan telus dan jujur

            Sekiranya negara dipimpin oleh pemimpin yang bertaqwa kepada Allah nescaya penyelewengan terhadap harta rakyat tidak akan berlaku. Sebaliknya apabila kepimpinan negara diserahkan kepada mereka yang tidak amanah maka kita dapat saksikan bagaimana laporan Audit Negara 2010 sebagai contoh menjelaskan bagaimana berbilion wang rakyat disalahgunakan tanpa ada di sana usaha yang bersungguh dalam menanganinya. Akhirnya menteri berkenaan yang sebelum ini mempertahankan kenyataannya bahawa amalan pemberian subsidi kepada rakyat akan menyebabkan negara menjadi muflis diubah kepada akibat pembaziran dan penyelewengan terhadap harta rakyat disamping hutang yang semakin bertambah bakal menyaksikan negara menjadi muflis. Penyelewengan di kalangan pegawai dan kakitangan kerajaan tidak lebih daripada meneruskan malan buruk pihak atasan bak kata pepatah busuknya ikan bermula daripada kepalanya melarat kepada ekor. Apabila yang di atas tidak amanah maka yang di bawah meneruskan amalan buruk itu tanpa rasa segan silu dan rasa bersalah. Benarlah kata syair

النَّاسُ عَلَي دِيْنِ مُلُوْكِهِمْ

Manusia mengikut agama pemimpin mereka

            Apabila pemimpin sibuk melonggok harta maka begitulah tabiat rakyat jelata, apabila pemimpin seronok dengan hiburan melalaikan maka begitulah rentak hidup rakyat bawahan. Sebaliknya bila pemimpin suka melakukan amalan soleh dan amanah dalam pentadbiran maka rakyat di bawah akan mengikut jejak langkah yang baik ini

Sidang Jumaat Yang dirahmati Allah ,

Firman Allah S.W.T dalam ayat 54-55 surah an-Namlu :

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ وَأَنتُمْ تُبْصِرُونَ ﴿٥٤﴾أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِّن دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ

Maksudnya : Nabi Lut juga (Kami utuskan); (ingatlah peristiwanya) ketika ia berkata kepada kaumnya: “Patutkah kamu melakukan perbuatan yang keji sedang kamu nampak kejinya? Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki, bukan perempuan, kerana memuaskan nafsu syahwat kamu. (Perbuatan kamu itu amatlah keji) bahkan kamu kaum yang jahil (yang tidak mengetahui akan akibatnya)”.

Kita turut berasa bimbang dengan masalah kerosakan akhlak yang semakin teruk termasuk dengan isu terbaru tentang dakwaan adanya orang Melayu yang berkahwin sesama lelaki dengan rakyat negara asing di luar negara di mana ia masih dalam siasatan. Isu ini bagaikan menghangat kembali tentang usaha suatu kumpulan yang menganjurkan Festival Seksualiti Merdeka bertujuan untuk menyokong dan memperkasa cara hidup bebas golongan lesbian, gay, bisexual and transgender yang jelas merosakkan akhlak baru-baru ini. Program itu akhirnya diharamkan oleh pihak keselamatan setelah dibantah di seluruh negara walau pun ia telah pun dianjurkan dengan restu pemerintah sejak tahun 2008 lagi. Semua pihak bermula daripada kerajaan wajib membasmi penyakit yang bahaya ini mengikut landasan agama bukannya mengikut kehendak nafsu. Ubatilah penyakit ini secara bijaksana kerana ia bakal mengundang bala Allah yang dahsyat jika ia hanya dipandang secara sambil lewa. Cegah sebelum parah, sekat sebelum melarat, tolak sebelum merebak

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ : ” أَرْبَعَةٌ يُصْبِحُونَ فِي غَضَبِ اللَّهِ ، وَيُمْسُونَ فِي سَخْطِهِ ، أَوْ يُمْسُونَ فِي غَضَبِهِ ، وَيُصْبِحُونَ فِي سَخْطِهِ ، شَكَّ الْمُحَدِّثُ ، قِيلَ : مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : الْمُتَشَبِّهُونَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ ، وَالْمُتَشَبِّهَاتُ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ ، وَالَّذِي يَأْتِي الْبَهِيمَةَ ، وَالَّذِي يَأْتِي الرَّجُلَ – رواه الطبراني والبيهقي

Maksudnya: “4 kelompok manusia yang bangun dari tidurnya di bawah kemarahan Allah dan pergi tidur di bawah kemurkaan Allah. Mereka yang mendengarkan perkataan Baginda bertanya: Siapa mereka ya Rasulullah? Rasulullah SAW menjawab: Lelaki yang menyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai lelaki, mereka yang melakukan hubungan seks dengan binatang dan lelaki yang melakukan hubungan seks dengan lelaki.”

 بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ وَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الُمْسِلِمْينَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ فَيَا فَوْزَ المُسْتَغْفِرِيْنَ وَيَا نَجَاةَ التَّائِبِيْنَ

Gerhana bulan penuh Sabtu 10 Disember ini

KUALA TERENGGANU 4 Dis. – Gerhana bulan penuh dengan pemandangan seakan-akan bola raksasa kuning tembaga terapung di angkasa selama lebih 40 minit dijangka berlaku pada malam 10 Disember ini.

Unit Falak Fakulti Pengajian Kontemporari Islam Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) dalam satu kenyataan hari ini berharap orang ramai tidak melepaskan peluang menyaksikan fenomena itu dan melakukan solat sunat gerhana.

“Gerhana kali ini berlaku pada awal malam. Meriahkanlah fenomena ini dengan bacaan selawat dan tasbih serta solat sunat gerhana di masjid.

“Kejadian itu amat besar hikmatnya supaya manusia melihat dengan jelas tanda-tanda kekuasaan Allah dan memanfaatkannya dari segi rohani dan kajian saintifik,” jelas kenyataan itu.

Kenyataan itu menyebut bahawa melalui paparan takwim pada petang Sabtu (10 Disember), bulan terbit di ufuk timur Kuala Terengganu pada pukul 6.44 petang, kira-kira 12 minit sebelum matahari terbenam.

Bulan yang beredar dengan had laju relatif 1,800 kilometer sejam akan mula memasuki zon bayang luar bumi pada kira-kira pukul 7.33 malam.

Bayang bumi akan mula menyentuh sisi sebelah kanan bulan tepat pukul 8.46 malam menandakan permulaan fasa gerhana bulan dan masa yang diambil oleh bayang gelap itu untuk menyapu keseluruhan muka bulan hanya 75 minit.

“Selepas itu bulan akan mengalami gerhana penuh selama kira-kira 48 minit, kelihatan seperti sebiji bola raksasa berwarna kuning tembaga kerana kesan serakan cahaya dari kawasan bayang luar,” jelas kenyataan itu lagi.

Peringkat pertengahan gerhana penuh itu dihitung berlaku pada pukul 10.32 malam ketika ketiga-tiga jasad samawi iaitu bulan, bumi dan matahari berada dalam kedudukan satu garisan dan satu satah.

“Ia menandakan fasa purnama Muharam 1433 Hijrah yang sama dengan kemuncak gerhana penuh dan jangkamasa bulan melewati kawasan bayang dalam bumi ialah selama tiga jam 22 minit sehingga gerhana berakhir pukul 12.18 pagi,” jelas kenyataan itu lagi.

Menurut kenyataan itu, solat sunat gerhana bulan di negara ini boleh dilakukan sebaik sahaja bayang bumi mula kelihatan di permukaan bulan iaitu kira-kira pukul 8.46 malam

Khutbah Audio 30 – Hijrah Diri Daulah Perangi Jahiliah